Anti Hoax

Masalah Kesehatan Lansia yang Bisa Terjadi Pada Anak Muda

Situsehat.com - Masalah kesehatan bukan hanya dialami para orangtua yang sudah lanjut usia (lansia) melainkan bisa menyerang siapa saja. Bahkan saat bayi masih dalam kandungan bisa juga terserang penyakit. Meski anak muda terbilang kuat rupanya bisa mengalami masalah kesehatan seperti para lansia. Nyatanya sekarang makin banyak penyakit lansia yang diderita oleh kawula muda. 

Mengapa bisa terjadi pada kaum millenial? Itu karena dipengaruhi pola makan dan gaya hidup yang sembarangan. Apalagi kurang gerak dan lebih suka duduk bisa mempengaruhi kesehatanmu. Masih muda kok sakit-sakitan sih? Malu dong sama yang udah berambut putih. Inilah masalah kesehatan lansia yang kini dialami para kawula muda. 

1. Nyeri sendi

Nyeri sendi memang sering dikaitkan sebagai penyakit lansia. Namun, nyeri sendi pun bisa dialami anak muda meski terlihat gagah perkasa. Nyeri pada bagian persendian yang dialami orang-orang di bawah 40 tahun bisa terjadi karena riwayat cedera, terjatuh, ataupun kurangnya konsumsi makanan bergizi. Berat badan berlebih alias obesitas dan gaya hidup tak sehat memperkuat seseorang mengalami masalah persendian, pengapuran tulang dan sebagainya.

2. Diabetes

Terdapat dua jenis tipe diabetes mellitus (DM) yaitu DM tipe 1 dan DM tipe 2. Perbedaan dari kedua tipe DM tersebut adalah kemampuan dari menghasilkan insulin. DM tipe 2 umumnya disebabkan oleh gaya hidup. Beberapa tahun terakhir, diabetes makin ditakuti banyak orang karena termasuk mematikan. Hal ini karena makin luasnya gaya hidup buruk dan membuat diabetes jadi penyakit yang menyerang anak muda.

Diabetes sangat menyeramkan karena penyakit turun temurun. Jadi bisa saja anak muda sudah divonis sakit diabetes. Coba deh kamu telusuri apakah anggota keluargamu ada yang sakit diabetes. Bukan berarti kamu bakal mengidap diabetes kalau orangtuamu terkena diabetes. Ini sebagai peringatan kalau peluang besar untuk terkena diabetes. Kebanyakan orang juga terdiagnosa diabetes karena obesitas atau mengalami kegemukan di area perut. 

3. Tekanan darah tinggi

Sudahkah kamu rutin mengecek tenakan darahmu? Penyebab darah tinggi usia muda itu muncul saat usia 13-18 tahun. Tekanan darah tinggi tentunya karena kebiasaan buruk dan gaya hidup yang asal-asalan. Penyakit hipertensi ini awalnya menyerang tanpa tidak terlihat gejala-gejalanya. Belum lagi darah tinggi bisa terjadi karena pikiran yang gampang stres. Tekanan darah tinggi itu bisa dipengaruhi kebiasaan merokok, minum alkohol. Selain itu, malas berolahraga bikin kegemukan yang menyebabkan tekanan darah meningkat. Lemak-lemak bisa menghambat penyebaran darah terutama menuju otak.

4. Stroke

Penyakit ini umumnya diderita para lansia. Tapi kini bisa aja kawula muda atau orang-orang yang belum berusia 50 tahun malah sakit stroke. Stroke bisa muncul karena kekurangan pasokan oksigen pada otak dan menyebabkan gangguan. Serangan stroke pada seseorang akan terjadi jika salah satu dari pasokan darah ke otak terganggu. Sehingga ada pembuluh darah yang pecah. Gejala stroke itu bervariasi ada yang ringan hingga gejala yang parah. Misalnya akan merasakah kesemutan, sulit berbicara, kelematan otot, hingga anggota badan yang sulit digerakkan. 

Nah, kamu yang masih muda-muda nggak mau sakit begituan? Mending mulai dari sekarang lakukan kebiasaan yang sehat seperti berhenti merokok dan minum alkohol, olahraga rutin, konsumsi makanan bergizi. 

Tinggalkan komentar

    Berita Terkait