Situsehat - Pantai jadi tujuan wisata yang bisa bikin rileks karena menyejukkan dan nyaman untuk menenangkan diri. Bisa leluasa main air, menghirup udara khas pantai, atau malah berdiam diri untuk menenangkan pikiran. Pernahkah mendengar kalau udara pantai punya khasiat untuk meredakan penyakit asma? Pergi ke pantai jadi alternatif untuk mengurangi masalah pernapasan seperti asma. Bernakah demikian?
Asma termasuk penyakit yang masuk kategori kronis karena tidak bisa disembuhkan. Orang-orang pun berusaha untuk mengurangi gejala asma, salah satunya dengan terapi udara pantai. Udara yang berhembus dari pantai memiliki kandungan uap air dari laut. Kelembapan udara pantai tidak hanya meredakan gejala asma tetapi juga untuk gangguan pernapasan lainnya.
Ketika mengalami asma, otot-otot di sekitar saluran pernapasan tiba-tiba menegang dan menyempit. Kondisi ini akan diikuti dengan peradangan atau peradangan pada dinding saluran pernapasan kemudian produksi lendir jadi berlebihan. Oksigen yang akan masuk ke dalam paru-paru jadi terhalang. Penderita asma akan kesulitan bernapas, batuk, merasa sesak bahkan nyeri pada bagian dada.
Udara di pantai cenderung bersih ketimbang di daerah perkotaan. Asma sendiri disebabkan oleh polusi udara dan udara yang kering dari AC. Sehari-harinya menghirup udara yang bercampur asap kendaraan, asap pabrik, maupun aroma busuk sehingga terasa sesak. Sementara, saat berada di pantai udaranya lebih lembap. Udara yang berhembus dari laut itu bersih, jadi orang memilih pergi ke pantai untuk melegakan pernapasannya.
Kadar oksigen di pesisir pantai lebih tinggi ketimbang di daerah perkotaan. Sirkulasi udaranya lebih bersih dan lancar daripada di kota yang sudah mulai dipadati dengan bangunan bergedung tinggi. Itulah kenapa terkadang kita ingin menikmati udara sejuk khas pantai. Rindu banget liburan di pantai apalagi buat kita yang sering bergelut dengan pekerjaan dan banyak beban hidup. Bener-bener plong deh pikirannya setelah menghirup udara pantai.
Selain itu, udara yang berhembus di pantai mengandung air laut yang kaya akan garam, iodin serta magnesium. Sehingga udara yang dihirup dapat memicu reaksi imun pada organ-organ pernapasan. Otot-otot pada saluran pernapasan bisa melemas dan mengurangi produksi lendir berlebih.
Nggak ada salahnya kalau penderita asma menderita asma meluangkan waktu beberapa jam setiap pekan untuk menghirup udara dan air laut di pantai sebagai bentuk terapi alami. Ingat, udara di pantai bukanlah obat mujarab untuk mengatasi asma. Ini hanyalah salah satu alternatif untuk mengurangi kambuhnya asma.
Tinggalkan komentar