Anti Hoax

Nyeri Otot Baiknya Langsung Dipijat atau Dibawa ke Dokter?

Situsehat.com - Nyeri otot kadang mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri ini sampai-sampai membuat kita enggan bergerak bahkan bikin nggak konsen atau malah sampai menghambat aktivitas gerakan kita. Nyeri otot bisa terjadi setelah melakukan latihan otot, olahraga tanpa pemanasan, kontraksi otot yang berlebihan, serta teknik olahraga yang tidak tepat. Keseleo atau terkilir biasanya akan menimbulkan nyeri otot. Macam-macam efek yang timbul setelah mengalami keseleo seperti bengkak atau sulit berjalan. 

Kalau di Indonesia sih umumnya, pertolongan pertama saat keseleo kaki atau tangan yang terkilir adalah dibawa ke tukang urut. Ada juga sih yang langsung pergi ke dokter. Sebetulnya, bolehkah dibawa ke tukang urut daripada periksa ke dokter? 

Ketika keseleo atau terkilir bisa terjadi karena aktivitas yang berlebihan sehingga otot mengalami bengkak, peradangan, maupun robek. Area otot mengalami peradangan itu akan terasa nyeri dan kulit tampak kemerahan. Nah, kalau nyeri otot gitu apa yang kamu lakukan? Pergi ke tukang urut atau ke dokter? Ya dari segi biaya memang kadang lebih mahal kalau ke dokter karena kadang ketika kita ke tukang pijat bisa jadi cuma bayar seikhlasnya. Para orangtua juga lebih menyarankan pergi ke tukang pijat, kalau dipijat terasa sakit maka akan lekas sembuh. Sayangnya, itu hanyalah mitos belaka. 

Kalau dibawa ke tukang pijat belum tentu tukang pijat itu benar-benar tahu tentang otot saraf. Sembarangan memijat hanya akan memperparah kondisi nyeri otot yang kita rasakan. Seorang dokter aja harus belajar bertahun-tahun untuk memahami berbagai ilmu kesehatan. Penderita nyeri otot bingung harus pergi ke mana, dokter atau tukang pijat? Umumnya mereka akan lebih memilih dan percaya pada tukang pijat ketimbang dokter. Jika berencana melakukan pijat, pastikanlah datang ke tempat pijat dengan terapis berpengalaman dan tersertifikasi. Hal ini demi menghindari cedera otot yang makin parah. 

Jika mengalami nyeri otot ada baiknya ke dokter terlebih dahulu. Pasalnya, dokter akan memberikan diagnosa bagaimana keadaan nyeri ototmu. Misalnya, ketika terasa nyeri otot akan dikompres dengan air dingin untuk mengurangi pembengkakan. Saat kaki keseleo biasanya akan ditekan dan dibalut dengan perban elastis. Hal ini untuk mengurangi pembengkakan. Jika nyeri sangat sakit maka akan diberikan obat pereda nyeri meski sebenarnya tubuh secara alami akan melakukan proses penyembuhan sendiri. Akan tetapi, hal ini kembali pada kebijakan dokter dan kondisi pasien, kalau dirasa memang diperlukan maka akan diberikan resep obat pereda nyeri. 

Segera periksakan diri ke dokter rematologi yang merupakan spesiasilasasi dari ilmu penyakit dalam yang menangani persendian, otot, dan tulang. Dokter yang bergelar SpPD-KR (spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Rematologi) ini dapat membantu memeriksa, mendiagnosis, dan memberikan penanganan yang tepat untuk urusan penyakit reumatik. Semakin cepat periksa dan berkonsultasi dengan dokter rematologi, maka akan memudahkan proses penyembuhan nyeri otot apalagi yang punya masalah otot serius. 

Ketika mengalami nyeri otot kita juga perlu beristirahat bukan sekedar periksa ke dokter. Nyeri otot juga sebagai tanda kalau tubuhmu butuh istirahat. Otot yang kaku atau menegang bikin badan terasa pegal dan lelah. 

Tinggalkan komentar

    Berita Terkait