Situsehat.com - Siapa tak kenal buah berwarna kuning, panjang dan jadi favorit monyet ini? Buah yang banyak digunakan untuk minuman maupun dimakan langsung ini selalu menjadi favorit terutama ketika momen bulan Ramadhan.
Banyak orang menghadirkan sajian dengan bahan dasar buah pisang. Kolak, sup buah, kue, roti, hingga gorengan dapat dijumpai menggunakan buah ini. Tapi di balik semua ketenaran pisang, ternyata ada juga orang yang terjebak pada mitos tentang buah ini.
Pisang atau musa paradisiaca merupakan buah yang banyak tumbuh di daerah tropis. Ada berbagai jenis pisang di dunia yang masuk dalam suku musaceae ini. Buah yang tersusun secara bertandan dengan banyak susun menjari atau sisir ini merupakan bahan pangan untuk sumber energi.
Kandungan Per 100 gr pisang
Buah berwarna kuning dan rasanya manis ini mengandung kalori setidaknya sebesar 89kkal. Buah ini juga memiliki kandungan karbohidrat sebesar 23 gr, protein sebesar 1.1 gr,lemak 0,3 gr dan terdapat beberapa kandungan vitamin dan mineral. Selain itu pisang tidak memiliki kandungan kolesterol, jika ada kemungkinannya sangat kecil hanya sejumlah 0,10 mg.
Benarkah pisang membuat konstipasi?
Pasti kamu pernah dengar hal semacam ini. Pisang bikin susah BAB. Sebenarnya bisa mitos dan fakta. Kenapa? Faktanya konstipasi adalah gangguan dalam BAB, dengan rasa keras saat mengejan dan konsistensi feses yang keras. Umumnya dikarenakan sedikitnya kandungan air pada feses, sehingga feses menjadi keras. Jadi konstipasi bisa juga dikarenakan konsumsi air yang kurang, pola makan yang kurang serat, dan ketidakseimbangan dalam mengonsumsi makanan sehat.
Kalium banyak terkandung pada pisang yang matang (dengan bercak coklat). Kalium pada pisang mampu meringankan diare dengan proses memadatkan feses, kalium berperan sebagai pengganti elektrolit yang hilang akibat diare. Fakta lainnya buah pisang memiliki komposisi kandungan gula karena karbohidrat tinggi sehingga minim serat. Kondisi pisang yang seperti ini sangat baik justru untuk penderita diare karena dapat meringankan bagi orang yang sedang diare.
Lalu apa hubungannya dengan pisang. Hmmm hal ini ditinjau dari tingkat kematangan pisang, salah satu mineral yang terkandung adalah kalium, pisang yang matang memiliki kandungan yang mencegah sembelit untuk beberapa kasus.
Pisang muda penyebab rasa sembelit
Jika mengonsumsi pisang yang belum matanglah yang menyebabkan sulit untuk BAB. Kenapa? Pisang yang masih dalam kondisi mentah akan sulit untuk dicerna oleh tubuh dan terasa pahit karena mengandung tanin. Kandungan pati yang masih banyak juga yang menyebabkan konstipasi. Hal itu karena kandungan serat fruktooligosakarida sulit dicerna sehingga membuat feses lebih padat pada saluran usus.
Buah yang bermanfaat dan tinggi serat
Meskipun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, buah ini tetap dapat dikonsumsi. Hal yang perlu diperhatikan adalah: rekomendasi konsumsi pisang paling banyak 1 hingga 2 buah per hari dan perhatikan tingkat kematangan pisang.
Kamu juga masih bisa menggunakan pisang sebagai alternatif buah untuk diet karena kandungan pisang menjadi sumber energi. Namun pastikan konsumsi buah ini juga diimbangi konsumsi buah yang kaya serat lain dan juga sayuran hijau karena kamu juga butuh kalori yang cukup untuk satu hari.
Foto: yummymummyclub.ca
Tinggalkan komentar