Situsehat - Kasus bunuh diri masih jadi bahan pembicaraan dan pergunjingan. Bisa jadi kita sering bertanya-tanya, orang yang kelihatan baik-baik saja tiba-tiba meninggal dunia karena bunuh diri. Kematian yang disengaja ini bikin kita bertanya-tanya, kenapa orang itu bunuh diri. Lebih mengagetkan lagi kalau yang bunuh diri adalah keluarga atau teman dekat kita. Makin penasaran dong alasannya apa, tentu saja kita nggak bisa tahu jawaban pastinya karena dia udah meninggal dunia.
Kita perlu tahu juga orang berpikir untuk bunuh diri. Kenapa orang bisa berpikir untuk memilih kematian yang disengaja, yakni bunuh diri? Simak penjelasan berikut ini:
Bullying
Perundungan atau bullying bisa memberikan efek mendalam pada seseorang. Bisa jadi awalnya cuma bercanda tapi bisa memunculkan rasa sakit hati pada orang yang dibully. Terkadang saat diejek aja kita gampang marah, merasa putus asa, bahkan tertekan. Perkataan maupun sikap seseorang pada orang lain memang bisa sampai di luar kendali. Rasa tidak dihargai, ejekan, dan tekanan dari orang lain itulah yang membuat seseorang jadi kecewa, malu. Akibatnya, bunuh diri adalah cara yang dipilih untuk mengatasi rasa malu atau tidak tahan jadi bahan hinaan.
Kesehatan mental
Kesehatan mental dalam hal ini gangguan jiwa bisa jadi salah satu penyebab orang berpikir ingin bunuh diri. Kesehatan mental ini biasanya diawali dengan rasa tertekan, kecemasan, depresi, gangguan bipolar dan skizofrenia. Perasaan takut pada lingkungan sekitar, sulit beradaptasi dengan lingkungan, enggan terbuka dengan orang lain, tak bisa menerima kehadiran orang baru dan berbagai perubahan malah bikin stres.
Saat kondisi kejiwaan tertekan maka yang satu-satunya cara untuk mengakhiri masalah itu adalah bunuh diri. Orang yang tak mampu mengatasi gejala kecemasan, depresi, ataupun gangguan mental berisiko tinggi melakukan bunuh diri. Ada pula mental ilness yang bikin orang jadi sering berpikir untuk bunuh diri. Mental illness ini ada pada orang-orang yang mengalami gangguan bipolar dan skizofrenia.
Pengalaman traumatis
Trauma seperti kerusuhan, kecelakaan, bencana alam, kekerasan fisik, mental, seksual bisa menjadi pengalaman traumatis dan bikin orang berpikiran untuk bunuh diri. Ada rasa malu, nggak berguna, atau merasa bersalah. Kadang juga lelah saat dihantui ketakutan pengalaman yang tak mengenakkan. Pengalaman traumatis itu bikin seseorang yang nggak kuat menjalani kehidupannya. Jalan yang dipilih lebih baik mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.
Putus asa
Merasa putus asa dan ngerasa nggak ada lagi yang bisa diperbaiki bisa jadi alasan orang berpikiran ingin bunuh diri. Putus asa karena hubungan dengan teman, keluarga, apalagi sering putus atau gagal nikah. Duh nasibnya menyedihkan sekali. Terkadang juga merasa kesepiaan, terisolasi, terkurung, dan enggan bersosialisasi dengan orang lain. Bunuh diri bisa jadi cara untuk menjawab keputusasaan.
Tinggalkan komentar