Harus Tahu

Ciri Hewan Peliharaan Sakit dan Cara Menanganinya

Situsehat - Hewan peliharaan tentu saja tidak sekedar dibiarkan yang penting hidup dan diberi makanan. Pasti senang dong melihat kelucuan hewan peliharaan mulai dari anjing, kucing, ataupun kelinci. Kesehatan hewan peliharaan juga perlu diperhatikan karena nantinya juga bisa berdampak pada pemiliknya. 

Sama halnya manusia, hewan juga bisa sakit. Bagaimana ciri-ciri hewan peliharaan yang sakit dan cara menanganinya? Anjing termasuk hewan yang dipilih untuk dipelihara di rumah dan disukai karena lucu meski ada jenis anjing yang ‘galak’. Kelucuannya bisa saja berubah saat sedang sakit. Inilah ciri-ciri anjing yang sakit. Matanya akan akan kemerah-merahan, hidungnya mengeluarkan cairan berwarna bening atau bisa hijau kekuning-kuningan. Telinga anjing terlihat gatal, terdapat kotoran dan mengeluarkan aroma tak sedap. 

Perhatikan pula napas anjing yang tersengal-sengal atau tidak beraturan. Bisa jadi anjing akan buang air besar cair, berlendir, bahkan terdapat darah. Sama halnya manusia, anjing juga bisa saja kehilangan selera makan saat sakit. Biasanya bergerak lincah malah akan lebih sering gelisah, tidur. 

Ciri-ciri kucing yang sakit hampir sama seperti anjing. Umumnya memang bisa diketahui dari mata bengkak dan kemerahan, keluarnya cairan berlebihan dari hidung, muntah-muntah, tinja yang cair dan berbau. Waspadalah terhadap perubahan yang terjadi pada kucing kesayanganmu. Diare yang dialami kucing juga akan menyebabkan dehidrasi. 

Saat melihat anjing kesayangan sakit, terkadang bikin kamu kebingungan. Memang cara paling tepat adalah membawanya ke dokter hewan agar mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya. Dokter hewan lebih tahu ketimbang kita orang awam. Segeralah bawa anjing ke dokter kalau kamu melihat ciri-ciri di atas. 

Mirip seperti kucing maupun anjing, kelinci sebenarnya merupakan hewan bersih. Bersihkan tubuhnya terutama saat bulunya kotor. Selain itu, kamu perlu menjaga asupan makanan untuk membantu hewan-hewan kesayangan melawan bakteri atau virus. Berikan juga air minum untuk menghindari dehidrasi pada hewan peliharaan. 

Dokter hewan bisa jadi memberikan instruksi khusus apa saja yang harus dilakukan jika hewan peliharaan boleh dibawa pulang lagi. Lakukanlah sesuai perintah dokter biar hewan peliharaan sehat kembali. Jika dokter meresepkan obat untuk hewan kesayanganmu, berikanlah sesuai dosis dan waktu yang tepat. 

Anjing, kucing maupun kelinci juga perlu mendapatkan perhatian saat sakit. Kamu bisa memberikan rasa nyaman untuk hewan-hewan lucu itu. Misalkan, berikanlah alas tidur yang nyaman, beri makan dan minum yang dianjurkan dokter. 

Tinggalkan komentar

    Berita Terkait