Situsehat.com - Pejuang diet pastinya pernah baca artikel tentang diet sesuai golongan darah. Beragam cara diet pasti dilakukan untuk bisa mendapatkan berat badan ideal. Salah satunya adalah diet berdasarkan golongan darah. Nah, apakah kamu termasuk orang yang sudah mengikuti diet sesuai golongan darah?
Diet yang ditemukan oleh Peter D’Adamo nggak harus jadi opsi utama untuk dietmu. Pada diet ini ada pembatasan makanan dan olahraga. Diet ini juga terdiri dari 3 kategori, yakni bermanfaat, netral, harus dihindari. Makanan bermanfaat itu merupakan makanan yang bisa bekerja sebagai obat. Kemudian, makanan netral adalah asupan gizi bagi tubuh dan makanan yang harus dihindari itu disebut sebagai racun.
Diet sesuai golongan darah itu patut dipertimbangkan terlebih dahulu. Belum tentu cocok dan sesuai dengan dengan kondisi tubuhmu. Peter D’Adamo memang merekomendasikan beberapa tata cara diet sesuai dengan golongan darah. Memang diet akan berhasil tergantung dari apa yang kita makan. Kalau makanannya sehat maka tubuh juga akan ikut sehat. Bobot bisa sedikit demi sedikit berkurang dong.
Di lain sisi, rekomendasi diet berdasarkan golongan darah bisa juga diwaspadai kalau diterapkan pada orang-orang dengan penyakit tertentu seperti ginjal dan diabetes. Penyakit ini memang butuh perhatian khusus karena dipengaruhi oleh kadar gula, tekanan darah, dan juga pola makan. Lagi pula, sampai saat ini belum bisa dibuktikan apakah diet berdasarkan golongan darah benar-benar berhasil membantu kinerja sistem pencernaan atau membuat tubuh lebih berenergi.
Diet berdasarkan golongan darah memang berujung seperti ada pembatasan makanan atau minuman yang boleh dikonsumsi. Termasuk jenis olahraganya sudah diatur sesuai golongan darahnya. Penurunan berat badan setelah melakukan diet golongan darah kemungkinan bisa terjadi karena mengurangi konsumsi gula, tidak makan makanan cepat saji, tak menyantap aneka makanan yang digoreng. Hal ini berarti keberhasilan menurunkan berat badan bukan berdasarkan golongan darah tapi pilihan makanan.
Asal kamu tahu juga, bahwa pembatasan jenis makanan yang terlalu ketat bisa mengakibatkan kekurangan gizi. Anemia umumnya yang menyerang saat seseorang kekurangan gizi. Apalagi para perempuan yang mengalami menstruasi secara berkala memang perlu waspada. Selain itu, ketika tubuh kekurangan kalsium maka mengalami osteoporosis. Pasalnya, nggak cuma orang-orang lanjut usia (lansia) aja yang terkena osteoporosis, anak muda juga perlu waspada lho.
Apakah kamu sedang berencana untuk diet? Meski diet golongan darah terdengar menarik akan tetapi diet ini tidak direkomendasikan, sebab belum didukung oleh bukti-bukti ilmiah. Sebaiknya kamu pilih jenis diet yang terbukti secara ilmiah. Diet juga bergantung pada kemampuan tubuhmu. Kalau perlu konsultasi dulu pada ahli gizi untuk mendapatkan saran yang baik dan sesuai kebutuhanmu.
Tinggalkan komentar