Situsehat.com - Tubuh kita memang rentan mengalami lebam atau nyeri. Keduanya bisa dirasakan saat kita memforsir tubuh melakukan aktivitas berat atau terkena hantaman benda keras. Lebam atau nyeri emang dianggap wajar dan biasa aja karena bakal sembuh dengan sendirinya.
Namun, lebam atau nyeri yang berlangsung berhari-hari bikin nggak nyaman bahkan nggak percaya diri. Salah satu cara untuk menghilangkan lebam pada kulit atau rasa nyeri, yakni dikompres. Seperti yang kita tahu kadang ada yang meminta kita untuk mengompresnya dengan air panas dan ada juga yang menyarankan kompres dengan air dingin atau es batu. Apa sih beda kedua jenis kompres tersebut? Soal nyeri dan lebam baiknya dikompres panas atau dingin sih?
Nyeri memang kondisi yang nggak enak bahkan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari. Masing-masing kompres baik dingin atau panas itu ada manfaatnya.
Kompres panas
Kompres dengan air panas akan membantu memperlebar pembuluh darah. Aliran darah dan suplai oksigen pun bisa lancar sampai ke daerah yang sakit. Kompres dengan air hangat bisa membantu relaksasi otot dan mengurangi rasa nyeri. Suhu yang hangat juga membantu mengurangi kekakuan otot. Kapan sih bisa dilakukan kompres panas? Kompres ini bisa dilakukan untuk meredakan nyeri otot, nyeri haid, termasuk menurunkan demam.
Pembuluh darah yang melebar ketika mendapat suhu hangat bisa membantu mempermudah pengeluaran panas dari tubuh. Meski kompres panas dimanfaatkan untuk mengurangi nyeri perlu diperhatikan juga kompres ini nggak boleh ditempelkan pada luka baru atau yang kurang dari 48 jam. Hal ini hanya akan memperparah kondisi luka akibat penumpukan cairan pada lokasi cedera. Nyeri justru makin terasa sakit. Kompres panas dilarang dipakai pada luka terbuka atau luka yang masih terlihat bengkak.
Kompres dingin
Selanjutnya, kompres dingin bisa dilakukan untuk menangani cedera, bengkak, dan memar. Kebalikan dari kompres panas, kompres dingin ini dimaksudkan untuk merangsang penyempitan pembuluh darah sehingga memperlambat aliran darah menuju lokasi cedera. Saat lebam akibat hantaman atau benturan maka ada kerusakan pembuluh darah yang mengakibatkan munculnya warna kebiruan.
Pada area cedera terjadi peradangan yang membuat sel-sel darah keluar dari pembuluh darah. Kompres dengan air dingin atau es batu bisa menurunkan jumlah darah yang keluar dari pembuluh darah. Kompres ini untuk memperlambat aliran darah yang menuju lokasi cedera jadi bisa mengurangi rasa nyeri maupun pembengkakan. Kompres dingin boleh dilakukan dalam waktu 24-48 jam setelah terjadinya cedera. Nah, kalau habis jatuh kamu bisa segera mengompresnya untuk meminimalisir pembengkakan. Kamu bisa mengompres selama 20 menit demi membantu meregangkan dan menenangkan bagian tubuh yang mengalami cedera.
Tinggalkan komentar