Situsehat.com - Siapa yang tak suka dengan sayur bayam? Sayuran berdaun hijau ini digemari karena mudah didapatkan dan bisa diolah dengan mudah. Bahkan, sejak masih balita sudah diberi makan bayam. Paling gampang bayam itu dimasak berkuah seperti sup. Bahkan, bayam direbus terus colekin sambal aja udah enak banget.
Sayur bayam populer di kalangan orang-orang yang sedang berjuang menurunkan berat badannya. Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan serat cukup tinggi. Penderita diabetes pun disarankan mengonsumsi bayam. Sayuran yang berasal dari negara Amerika tropik ini juga tumbuh subur di Indonesia.
Bayam dikenal karena kandungan zat besi yang tinggi. Bayam juga memiliki kandungan gizi lain yang tak kalah penting bagi tubuh. Kandungan nutrisi itu antara lain vitamin A, C, dan K. Ada pula kandungan mineral seperti kalium, natrium, thiamin, fosfor, magnesium, dan flavonoid. Kandungan gizi, vitamin serta mineral yang terkandung di dalam bayam sangat baik untuk dikonsumsi dan diserap oleh tubuh.
Tapi ada mitos beredar kalau bayam akan beracun dan berbahaya bagi tubuh kalau dipanaskan dua kali. Padahal ada loh yang latah, lebih suka makan kalau sayurnya panas. Sayur bayam pun bisa saja dipanaskan berkali-kali. Banyak yang melarang memanaskan sayur bayam. Awalnya, anggapan ini muncul karena bayam kaya akan nitrat. Pemanasan yang tertalu sering dan bersuhu tinggi akan mengubah senyawa nitrat menjadi zat penyebab kanker.
Faktanya, nitrat merupakan senyawa yang stabil sehingga tak mungkin berubah meski dipanaskan berulangkali. Nitrat sendiri tak berbahaya bagi tubuh. Justru memberikan efek positif pada tubuh, yaitu melemaskan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Berbahaya jika nitrat diubah menjadi nitrit. Nitrit dapat bereaksi dengan senyawa lain dalam tubuh dan membentuk senyawa penyebab kanker (karsinogen).
Mengonsumsi makanan yang kaya akan nitrat tak akan menyebabkan kanker maupun penyakit mengerikan lainnya. Meski begitu memang disarankan tidak memanaskan sayur bayam sampai dua kali. Alasannya, proses pemanasan yang berulangkali bisa mengurangi kandungan vitamin dan mineral di dalam sayur bayam. Tapi kamu enggak perlu khawatir lagi soal mitos itu. Sebagai calon ibu rumah tangga atau yang sudah berkeluarga perlu tahu tentang informasi ini.
Dampaknya adalah tidak ada zat gizi yg tersisa jadinya sia sia juga kan. Ditambah ada bakteri yang dapat berkembang pada makanan yaitu bacillus cereus bakteri tersebut tidak mati dengan panas, jadi kalau kita gak sadar efeknya bsia keracunan.
Bayam bisa dikonsumsi tiap hari untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian keluargamu. Sayuran hijau ini akan lebih enak kalau disandingkan dengan tempe atau tahu goreng. Mantap! Selamat mencoba.
Tinggalkan komentar